Systematic Review: Standar Internasional dalam Pengelolaan Digital Object Identifier (DOI), ORCID, dan Metadata Jurnal

Authors

  • Dani Saepuloh Program Studi Ilmu Komputer, Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika (SSMI), IPB University, Indonesia
  • Angriyan Kurniawan Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia
  • Lydia Desmaniar Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.48078/publetters.v3i1.67

Keywords:

DOI, ORCID, Metadata Jurnal, Standar Internasional, Publikasi Ilmiah

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis perkembangan standar internasional dalam infrastruktur publikasi digital, khususnya DOI, ORCID, dan metadata jurnal. Meskipun adopsi teknologi telah meluas, terdapat celah penelitian (gap) berupa rendahnya pemahaman teknis mendalam dan inkonsistensi tata kelola metadata di negara berkembang, termasuk Indonesia, yang menghambat visibilitas global. Menggunakan protokol PRISMA 2020, tinjauan sistematis dilakukan terhadap 648 dokumen yang diekstraksi dari pangkalan data Scopus (2015-2025). Hasil penelitian menunjukkan tren pertumbuhan publikasi yang konsisten dengan puncak pada tahun 2025 (73 dokumen), namun distribusi geografis menunjukkan dominasi masif Amerika Serikat (>200 dokumen) dibandingkan partisipasi Asia yang masih berkembang. Temuan utama mengidentifikasi bahwa keberhasilan indeksasi bukan sekadar masalah administratif, melainkan bergantung pada interoperabilitas metadata (JATS XML dan Dublin Core) serta validasi identitas digital (ORCID) yang terintegrasi. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pergeseran peran pengelola jurnal di Indonesia dari "pengguna pasif" menjadi "pengelola teknis aktif" melalui regulasi mandatori dan standardisasi OJS untuk meningkatkan daya saing publikasi nasional di level internasional.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Dani Saepuloh, Program Studi Ilmu Komputer, Sekolah Sains Data, Matematika dan Informatika (SSMI), IPB University, Indonesia

 

 

Angriyan Kurniawan , Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia

 

 

Lydia Desmaniar , Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Indonesia

 

 

References

International Organization for Standardization, “ISO 26324:2022 Information and Documentation - Digital Object Identifier System,” ISO. Diakses: 29 April 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.iso.org/standard/81599.html

Orcid, “ORCID Open Researcher and Contributor ID,” ORCID.

S. R. Porter, P. D. Umbach, dan C. Willis, “Understanding ORCID Adoption Among Academic Researchers,” Scientometrics, vol. 130, no. 5, hlm. 2783–2797, Mei 2025, doi: 10.1007/s11192-025-05300-7.

A. Powell dan P. Johnston, “Guidelines for Implementing Dublin CoreTM in XML,” DublinCore. Diakses: 29 April 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.dublincore.org/specifications/dublin-core/dc-xml-guidelines/

Admin, “Journal Metadata,” JATS Guide. Diakses: 29 April 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://jats.taylorandfrancis.com/jats-guide/topics/journal-metadata/

M. Ratodi, “Predatory Publishing in Indonesia: Challenges, Causes, and Solutions for Safeguarding Research Integrity: Penerbitan Predator di Indonesia: Tantangan, Penyebab, dan Solusi untuk Melindungi Integritas Riset,” Publishing Letters, vol. 2, no. 2, hlm. 1–5, Okt 2025, doi: 10.48078/publetters.v2i2.44.

D. Irawan, “The Thwarted Progress of Open Access in Indonesia,” Katina Mag., Nov 2024, doi: 10.1146/katina-101624-3.

Admin, “Annual Report,” Crossref.

L. Rueda, M. Fenner, dan P. Cruse, “DataCite: Lessons Learned on Persistent Identifiers for Research Data,” International Journal of Digital Curation, vol. 11, no. 2, hlm. 39–47, 2016, doi: 10.2218/ijdc.v11i2.421.

M. J. Bates dan M. N. Maack, Ed., “Digital Object Identifier (DOI®) System,” dalam Encyclopedia of Library and Information Sciences, Third Edition, Florida: CRC Press, 2009, hlm. 1586–1592. doi: 10.1081/E-ELIS3-120044418.

L. L. Haak, M. Fenner, L. Paglione, E. Pentz, dan H. Ratner, “ORCID: A System to Uniquely Identify Researchers,” Learned Publishing, vol. 25, no. 4, hlm. 259–264, 2012, doi: 10.1087/20120404.

Admin, “Annual Report,” ORCID.

NISO JATS Standing Committee, ANSI/NISO Z39.96-2021, JATS: Journal Article Tag Suite, version 1.3, 2021. doi: 10.3789/ansi.niso.z39.96-2021.

N. Thalhath, M. Nagamori, dan T. Sakaguchi, “Metadata Application Profile as a Mechanism for Semantic Interoperability in Fair and Open Data Publishing,” Data and Information Management, vol. 9, no. 1, hlm. 100068, Mar 2025, doi: 10.1016/j.dim.2024.100068.

A. Byers, “Article and Journal Metadata,” OA Open Access Journals Toolkit. Diakses: 29 April 2026. [Daring]. Tersedia pada: https://www.oajournals-toolkit.org/infrastructure/article-and-journal-metadata

Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia dan Badan Riset dan Inovasi Nasional, Pedoman Akreditasi Jurnal Ilmiah Indonesia. 2022.

Relawan Jurnal Indonesia, Best Practices in Indonesian Journal Publishing, (2023).

J. Tetzlaff, M. Page, dan D. Moher, “PNS154 the Prisma 2020 Statement: Development of and Key Changes in an Updated Guideline for Reporting Systematic Reviews and Meta-Analyses,” Value in Health, vol. 23, hlm. S312–S313, Mei 2020, doi: 10.1016/j.jval.2020.04.1154.

M. Aria dan C. Cuccurullo, “Bibliometrix: An R-Tool for Comprehensive Science Mapping Analysis,” Journal of Informetrics, vol. 11, no. 4, hlm. 959–975, Nov 2017, doi: 10.1016/j.joi.2017.08.007.

Downloads

Published

2026-04-29

How to Cite

Saepuloh, D., Kurniawan, A., & Desmaniar, L. (2026). Systematic Review: Standar Internasional dalam Pengelolaan Digital Object Identifier (DOI), ORCID, dan Metadata Jurnal. Publishing Letters, 3(1), 11–20. https://doi.org/10.48078/publetters.v3i1.67

Issue

Section

Articles